Baroxon® | Produsen Pintu Palang Parkir Profesional & Solusi Sistem Parkir

Cara Memilih Palang Parkir untuk Gedung Parkir Bawah Tanah


Release time:

2026-11-02

Ringkasan Artikel

Bagaimana memilih palang parkir untuk gedung parkir bawah tanah?

Memilih palang parkir untuk gedung parkir bawah tanah (underground car park atau basement parking) membutuhkan perhatian khusus pada tinggi bebas kendaraan, ruang gerak boom arm, lebar jalur, posisi kabinet, dan keselamatan kendaraan. Berbeda dari area parkir terbuka, basement sering memiliki balok struktur, pipa, sprinkler, ducting, plafon rendah, serta tikungan ramp yang membatasi ruang pemasangan. Karena itu, tipe lengan lipat (folding arm) sering menjadi opsi yang perlu dievaluasi, tetapi tidak otomatis cocok untuk setiap pintu masuk.

Baroxon Indonesia menampilkan produk portal otomatis folding arm yang secara khusus disebut cocok untuk gedung parkir bawah tanah atau area dengan langit-langit rendah. Halaman produk tersebut menyebut brushless motor, waktu buka/tutup 1,5 detik, akses RFID, sistem manless, fungsi anti-pinch, kontrol dua arah, dan antarmuka TCP/IP. Spesifikasi tersebut harus dikonfirmasi kembali untuk model dan konfigurasi yang akan dibeli.

Palang parkir folding arm BAROXON untuk gedung parkir bawah tanah
Palang parkir basement dipilih berdasarkan tinggi bebas, ruang gerak lengan, dan lebar jalur.

1. Pahami Tantangan Khusus Area Parkir Basement

1.1 Tinggi bebas kendaraan sering menjadi batas utama

Tinggi bebas (clearance height) adalah ruang vertikal yang tersedia bagi kendaraan setelah memperhitungkan balok, plafon, pipa, lampu, sprinkler, rambu, dan instalasi lainnya. Ukur tinggi pada titik terendah di seluruh area gerbang, bukan hanya di tengah jalur. Periksa juga tinggi kendaraan tertinggi yang diizinkan masuk, termasuk roof box, kendaraan operasional, dan kendaraan pengiriman.

Pada basement dengan plafon rendah, boom arm lurus yang terangkat secara vertikal dapat berbenturan dengan plafon atau instalasi di atasnya. Folding arm dirancang agar bagian lengan dapat terlipat saat membuka sehingga kebutuhan ruang vertikal dapat dikurangi. Namun, dimensi lipatan dan tinggi total saat terbuka berbeda menurut desain produk. Minta gambar dimensi dan simulasi gerak dari pemasok sebelum menentukan model.

Ruang gerak lengan palang parkir pada area basement berplafon rendah
Tinggi bebas diukur pada titik terendah sepanjang area gerbang, bukan hanya di tengah jalur.

1.2 Ramp, tikungan, dan ruang antre kendaraan

Pintu masuk basement sering berada di ujung ramp atau setelah tikungan. Posisi palang harus memungkinkan kendaraan berhenti dengan aman tanpa menghalangi arus dari jalan umum. Periksa panjang antrean yang tersedia, jarak pandang pengemudi terhadap palang, kemiringan ramp, drainase, serta ruang untuk kendaraan berpapasan jika jalur masuk dan keluar berdekatan.

Jangan menempatkan kabinet, reader RFID, atau tiang sensor pada titik yang mempersempit jalur efektif. Pastikan kendaraan dapat mendekati reader tanpa harus berhenti terlalu dekat dengan boom arm, dinding, kolom, atau kendaraan di belakangnya. Untuk ramp yang curam, mintalah penilaian teknis terkait posisi loop detector dan sensor agar kendaraan terdeteksi pada zona yang tepat.

1.3 Kondisi basement: lembap, berdebu, dan ventilasi terbatas

Area bawah tanah dapat memiliki kelembapan tinggi, kondensasi, debu konstruksi, air dari kendaraan, dan ventilasi yang tidak sebaik area terbuka. Periksa apakah lokasi rawan rembesan, genangan, semprotan air saat pencucian, atau paparan bahan kimia pembersih. Penentuan rating perlindungan kabinet dan penempatan komponen harus mempertimbangkan kondisi aktual tersebut.

2. Pilih Jenis Boom Arm yang Tepat

2.1 Folding arm: opsi utama untuk ruang vertikal terbatas

Folding arm atau lengan palang lipat merupakan pilihan yang patut dipertimbangkan ketika plafon basement tidak menyediakan ruang cukup bagi lengan lurus untuk terangkat penuh. Pada produk folding arm Baroxon untuk basement, halaman resmi menyebut aplikasi gedung parkir bawah tanah dan area langit-langit rendah, brushless motor, serta fungsi anti-pinch. Pastikan tipe lipatan, sudut, panjang segmen, dan tinggi saat terbuka sesuai dengan pengukuran lokasi.

Jangan hanya mengandalkan istilah 90° atau 180° dalam katalog. Minta diagram posisi tertutup, setengah terbuka, dan terbuka penuh. Periksa apakah segmen lengan akan mendekati plafon, lampu, pipa sprinkler, ducting, papan petunjuk, atau kendaraan tinggi. Lakukan pemeriksaan pada kondisi pemasangan sebenarnya, termasuk toleransi konstruksi dan kemungkinan plafon tidak rata.

Unit palang parkir folding arm untuk pintu masuk basement
Folding arm mengurangi kebutuhan ruang vertikal karena bagian lengan terlipat saat membuka.

2.2 Straight arm: cocok jika ruang vertikal mencukupi

Straight arm atau lengan lurus dapat digunakan jika tinggi bebas di atas kabinet dan jalur cukup untuk pergerakan lengan. Desainnya lebih sederhana pada beberapa tata letak, tetapi tetap perlu memperhitungkan panjang lengan, posisi poros, ruang ayun, dan jarak terhadap plafon. Jangan memilih lengan lurus hanya karena harganya lebih rendah jika hasil pengukuran menunjukkan potensi benturan.

Palang parkir dengan lengan lurus untuk area parkir dengan ruang vertikal cukup
Straight arm hanya sesuai jika ruang vertikal di atas jalur benar-benar mencukupi.

2.3 Articulated arm atau lengan berengsel

Pada lokasi dengan geometri yang sangat terbatas, lengan berengsel atau articulated dapat menjadi alternatif yang perlu dievaluasi. Periksa apakah model yang ditawarkan memang dirancang untuk konfigurasi basement, bagaimana sambungan bergerak, dan apakah ada batas panjang atau beban tertentu. Jangan menganggap semua produk articulated memiliki dimensi lipatan yang sama dengan folding arm standar.

2.4 Cocokkan panjang boom arm dengan lebar jalur

Ukur lebar bersih jalur dari sisi ke sisi, termasuk ruang yang dibutuhkan untuk kabinet, pembatas, bollard, dan pelindung dinding. Panjang lengan harus cukup untuk menutup jalur kendaraan, tetapi tidak boleh menabrak dinding atau mengganggu jalur pejalan kaki. Baroxon menampilkan beberapa konfigurasi lengan dengan panjang yang dapat disesuaikan pada kategori produk tertentu; panjang yang didukung tetap harus dikonfirmasi untuk model folding arm yang dipilih.

3. Ukur Lokasi Sebelum Memesan

Lakukan survei lokasi bersama kontraktor atau teknisi pemasangan. Catat tinggi plafon, posisi balok, pipa, sprinkler, lampu, ducting, lebar jalur, kemiringan ramp, posisi drainase, arah kendaraan, dan jarak antre. Buat foto dari beberapa sudut dan gambar denah sederhana dengan ukuran aktual.

Objek pengukuranMengapa penting
Tinggi bebas pada titik terendahMenentukan apakah lengan lurus masih layak atau perlu lengan lipat
Posisi balok, pipa, sprinkler, dan ductingMenentukan lintasan gerak lengan dan tinggi saat terbuka
Lebar bersih jalurMenentukan panjang boom arm yang dibutuhkan
Kemiringan ramp dan posisi drainaseMenentukan posisi loop detector, sensor, dan elevasi dudukan kabinet
Jarak antre dan arah kendaraanMenentukan posisi reader, palang, dan ruang berpapasan
Ruang servis di sekitar kabinetMenentukan apakah pintu kabinet dapat dibuka penuh untuk perawatan

Minta pemasok menyiapkan layout pemasangan yang menunjukkan kabinet, titik pivot, boom arm, reader, sensor, loop detector, lampu indikator, dan jalur kabel. Minta pula gambar elevasi yang memperlihatkan ruang gerak lengan pada seluruh tahap operasi. Persetujuan pembelian sebaiknya dilakukan setelah gambar tersebut dibandingkan dengan kondisi lapangan.

Perhitungkan ruang servis di sekitar kabinet. Teknisi harus dapat membuka pintu kabinet, mengakses control board, memeriksa motor, dan mengganti komponen tanpa membongkar dinding atau menghalangi jalur kendaraan terlalu lama. Jika kabinet ditempatkan dekat kolom atau dinding, pastikan pintu servis masih dapat dibuka sepenuhnya.

4. Periksa Motor dan Kinerja Operasional

4.1 Brushless motor untuk penggunaan berulang

Halaman produk folding arm Baroxon menyebut brushless motor heavy-duty. Motor jenis ini dapat mendukung pengoperasian berulang dan gerakan yang halus pada konfigurasi yang dirancang sesuai. Sebelum membeli, minta data tegangan, torsi, siklus kerja, waktu buka-tutup, batas panjang lengan, serta rekomendasi suhu dan lingkungan operasi.

Jangan membandingkan motor hanya berdasarkan label brushless, AC, atau servo. Kinerja sistem juga ditentukan oleh gearbox, pegas penyeimbang, berat lengan, mekanisme lipatan, pengaturan kontrol, dan kualitas instalasi. Mintalah pemasok menjelaskan konfigurasi motor dan mekanisme yang diuji bersama lengan yang akan digunakan.

4.2 Sesuaikan kecepatan dengan keselamatan ramp

Kecepatan buka-tutup yang terlalu tinggi tidak selalu meningkatkan kelancaran. Di area basement, kendaraan dapat berada di ramp, tikungan, atau dekat pejalan kaki. Pilih pengaturan yang memberi waktu cukup bagi kendaraan untuk melewati palang dan bagi sensor untuk mendeteksi objek. Produk folding arm Baroxon yang ditampilkan untuk basement mencantumkan waktu buka/tutup 1,5 detik; konfirmasikan apakah nilai tersebut berlaku untuk konfigurasi lengan dan kondisi proyek Anda.

Motor dan kontrol palang parkir basement BAROXON
Kecepatan palang harus disesuaikan dengan kondisi ramp, jarak pandang, dan keselamatan pengguna.

4.3 Periksa tingkat kebisingan dan getaran

Basement sering berada di bawah area hunian, kantor, atau pusat perbelanjaan. Kebisingan dan getaran dari motor, gearbox, serta hentakan pada akhir gerak dapat mengganggu pengguna gedung. Tanyakan apakah produk memiliki pengaturan perlambatan, peredaman mekanis, atau kontrol gerak yang sesuai. Lakukan uji suara saat commissioning, terutama jika palang dipasang dekat ruang kerja atau area hunian.

5. Rancang Sistem Keselamatan Kendaraan dan Pejalan Kaki

5.1 Anti-pinch dan auto-reverse

Produk folding arm Baroxon untuk basement menyebut fungsi anti-pinch pada sensor palang. Konfirmasikan jenis sensor, area deteksi, cara kerja saat mendeteksi hambatan, serta apakah fungsi auto-reverse tersedia pada model yang dipilih. Uji respons menggunakan prosedur yang disetujui produsen; jangan menguji dengan menempatkan orang atau kendaraan pada posisi berbahaya.

5.2 Loop detector dan sensor radar

Loop detector dapat dipasang di lantai untuk mendeteksi keberadaan kendaraan melalui perubahan induktansi. Di basement, pemasangan harus mempertimbangkan struktur lantai, lapisan waterproofing, jalur kabel, drainase, dan pekerjaan pemotongan beton. Pastikan lokasi loop berada pada zona berhenti yang tepat dan tidak terganggu oleh struktur logam di sekitarnya.

Sensor radar dapat menjadi alternatif atau pelengkap jika pemasangan loop tidak memungkinkan. Periksa jarak dan sudut deteksi, kemampuan membedakan kendaraan dari pejalan kaki, serta kondisi pantulan dari dinding dan plafon. Atur zona deteksi agar tidak memicu palang akibat kendaraan di jalur lain atau gerakan di area yang tidak terkait.

Sensor radar dan deteksi kendaraan pada palang parkir basement
Radar dapat menjadi alternatif atau pelengkap loop detector pada lantai basement.

5.3 Pisahkan jalur kendaraan dan pejalan kaki

Jangan menggunakan boom barrier sebagai satu-satunya pengaman bagi pejalan kaki. Sediakan jalur pejalan kaki yang jelas, marka lantai, rambu peringatan, pencahayaan yang cukup, dan bila diperlukan pintu atau turnstile terpisah. Hindari menempatkan tombol akses atau reader pada posisi yang membuat pengemudi harus turun ke area lintasan kendaraan.

Dua unit palang parkir BAROXON pada jalur masuk dan keluar basement
Jalur kendaraan dan pejalan kaki harus dipisahkan dengan marka serta rambu yang jelas.

6. Pilih Sistem Kontrol Akses yang Sesuai

6.1 RFID untuk penghuni dan pengguna tetap

RFID cocok untuk penghuni apartemen, karyawan, dan pengguna tetap yang memiliki kartu atau tag terdaftar. Produk folding arm Baroxon untuk basement menyebut integrasi RFID card reader dan sistem manless. Pastikan reader dapat dipasang pada posisi yang mudah dijangkau pengemudi, terlindung dari benturan, dan tidak mengganggu ruang gerak boom arm.

Konfirmasikan frekuensi kartu, jarak baca, jumlah pengguna, metode pendaftaran dan penghapusan kartu, serta prosedur untuk kartu hilang. Jika gedung sudah memiliki access control system, minta diagram wiring dan konfirmasi kompatibilitas sebelum membeli perangkat baru.

6.2 LPR/ANPR untuk akses tanpa kartu

License Plate Recognition (LPR) atau Automatic Number Plate Recognition (ANPR) dapat digunakan untuk mengenali nomor kendaraan dan mengotomatiskan akses. Di basement, kualitas gambar dapat dipengaruhi pencahayaan rendah, pantulan lampu kendaraan, sudut kamera, kecepatan kendaraan, dan kondisi pelat nomor. Periksa kebutuhan lampu tambahan, posisi kamera, jaringan, software, serta prosedur manual jika nomor tidak terbaca.

Alur pemilihan dan pembelian palang parkir basement
Sistem identifikasi dipilih setelah kebutuhan akses, volume kendaraan, dan kondisi basement ditetapkan.

6.3 TCP/IP dan integrasi sistem gedung

Halaman folding arm Baroxon menyebut antarmuka komunikasi TCP/IP. Jika palang akan dihubungkan ke sistem manajemen parkir atau building management system, minta daftar protokol dan API yang benar-benar tersedia, diagram koneksi, kebutuhan jaringan, dan batasan software. Pastikan fungsi buka/tutup, status palang, alarm, dan pencatatan akses dapat diuji bersama integrator.

7. Periksa Kabinet, IP Rating, dan Kondisi Lingkungan

Walaupun berada di dalam gedung, kabinet barrier gate di basement tetap dapat terkena debu, kelembapan, tetesan air, atau genangan. Tempatkan kabinet di lokasi yang tidak mengganggu kendaraan dan tidak berada pada titik rawan banjir. Jika ada risiko air dari ramp atau sistem pencucian, diskusikan elevasi dudukan, pelindung, dan jalur drainase.

Baroxon mencantumkan beberapa kelas perlindungan IP pada lini produk tertentu, tetapi rating setiap model dan komponen dapat berbeda. Minta konfirmasi rating IP untuk kabinet, control board, motor, reader, dan sensor secara terpisah. Jangan menganggap rating produk luar ruangan otomatis berlaku pada seluruh aksesori yang dipasang di basement.

Perhatikan pula ventilasi dan temperatur kabinet. Jangan menutup lubang ventilasi atau memasang unit terlalu dekat dengan sumber panas, ruang mesin, atau area yang berpotensi mengalami kondensasi. Ikuti jarak pemasangan dan petunjuk lingkungan dari manual produk.

8. Rencanakan Catu Daya dan Kondisi Darurat

Pastikan tegangan dan kapasitas daya sesuai dengan model yang dipilih. Siapkan grounding, proteksi arus lebih, perlindungan lonjakan tegangan, dan jalur kabel yang terlindung dari air serta benturan kendaraan. Pisahkan jalur daya dan kabel komunikasi sesuai rekomendasi teknisi untuk mengurangi gangguan.

Tanyakan apakah unit menyediakan manual release atau pengangkatan manual saat listrik padam. Untuk basement, prosedur darurat harus mempertimbangkan antrean kendaraan di ramp dan akses petugas pemadam atau evakuasi. Buat instruksi tertulis yang mudah dijangkau petugas keamanan dan lakukan simulasi berkala.

9. Pertimbangkan Perawatan dan Akses Servis

Basement yang beroperasi 24 jam memerlukan peralatan yang mudah diperiksa dan dirawat. Pastikan teknisi memiliki ruang untuk membuka kabinet, memeriksa mekanisme lipatan, mengencangkan sambungan, memeriksa sensor, dan mengganti komponen. Tanyakan ketersediaan suku cadang seperti motor, control board, pegas, segmen boom arm, reader RFID, dan sensor.

Minta jadwal perawatan berdasarkan intensitas penggunaan dan manual model. Pemeriksaan rutin dapat mencakup baut dan dudukan, keseimbangan lengan, sambungan lipatan, suara atau getaran abnormal, kabel, fungsi sensor, kecepatan gerak, dan kondisi kabinet. Catat hasil inspeksi agar perubahan kinerja dapat diketahui lebih awal.

Pemeriksaan dan perawatan palang parkir basement
Jadwal inspeksi disusun berdasarkan intensitas penggunaan dan manual model.

10. Kesalahan Umum Saat Memilih Palang Parkir Basement

  • Memilih straight arm tanpa mengukur tinggi bebas dan ruang gerak.
  • Menganggap semua folding arm memiliki sudut dan dimensi lipatan yang sama.
  • Hanya mengukur lebar jalur, tetapi tidak mengukur posisi kabinet dan ruang servis.
  • Menempatkan reader atau sensor terlalu dekat dengan boom arm atau jalur kendaraan.
  • Mengabaikan kelembapan, genangan, dan ventilasi basement.
  • Memilih kecepatan tertinggi tanpa menilai ramp, visibilitas, dan keselamatan.
  • Menganggap RFID, LPR, TCP/IP, dan sensor sudah termasuk tanpa memeriksa daftar aksesori.
  • Tidak meminta gambar instalasi, wiring diagram, datasheet, dan prosedur manual release.

11. Checklist Sebelum Membeli Palang Parkir untuk Underground Car Park

Gunakan checklist berikut saat meminta penawaran dan mengevaluasi produk:

  • Tinggi bebas terendah di area palang sudah diukur.
  • Posisi balok, pipa, sprinkler, lampu, ducting, dan rambu sudah dicatat.
  • Lebar jalur, ramp, tikungan, jarak antre, dan arah kendaraan sudah dipetakan.
  • Jenis lengan (folding, straight, atau articulated) sudah dipilih berdasarkan gambar gerak.
  • Tinggi dan ruang gerak boom arm saat terbuka sudah dikonfirmasi.
  • Panjang lengan dan beban sesuai dengan model motor.
  • Waktu buka-tutup dan duty cycle sesuai volume kendaraan.
  • Fungsi anti-pinch, auto-reverse, loop detector, atau radar sudah direncanakan.
  • Jalur pejalan kaki dipisahkan dan diberi rambu yang jelas.
  • Posisi reader RFID atau kamera LPR sudah diuji terhadap posisi kendaraan.
  • TCP/IP dan integrasi software dikonfirmasi secara tertulis bila dibutuhkan.
  • Rating IP kabinet dan aksesori sesuai kondisi basement.
  • Catu daya, grounding, kabel, dan manual release sudah ditentukan.
  • Ruang servis kabinet dan akses penggantian komponen tersedia.
  • Datasheet, gambar dimensi, wiring diagram, garansi, dan daftar suku cadang diterima.
  • Uji gerak, uji sensor, uji keselamatan, dan simulasi darurat dijadwalkan sebelum serah terima.

12. FAQ: Pertanyaan Umum tentang Palang Parkir Basement

Apakah folding arm selalu menjadi pilihan terbaik untuk underground car park?

Tidak selalu. Folding arm layak dipertimbangkan jika ruang vertikal terbatas, tetapi pemilihannya harus berdasarkan tinggi bebas, geometri lipatan, lebar jalur, posisi kabinet, dan ruang servis. Jika ruang vertikal cukup, straight arm juga dapat menjadi pilihan.

Apa keunggulan palang parkir folding arm Baroxon untuk basement?

Halaman produk Baroxon menyebut aplikasi gedung parkir bawah tanah dan area berlangit-langit rendah, brushless motor, akses RFID, fungsi anti-pinch, kontrol dua arah, dan antarmuka TCP/IP. Pastikan spesifikasi dan fitur tersebut berlaku pada model serta paket yang ditawarkan.

Bagaimana cara mengukur tinggi untuk folding arm?

Ukur dari permukaan lantai jadi ke titik terendah plafon atau instalasi di atas jalur. Lalu bandingkan dengan gambar dimensi boom arm pada posisi tertutup, bergerak, dan terbuka penuh. Sisakan toleransi pemasangan dan periksa seluruh jalur gerak, bukan hanya titik tertinggi.

Apakah RFID cukup untuk mengelola akses basement?

RFID dapat memadai untuk penghuni atau pengguna tetap, tetapi gedung dengan banyak pengunjung mungkin membutuhkan interkom, tiket, LPR/ANPR, atau sistem manajemen parkir. Pilihan bergantung pada kebijakan akses, volume kendaraan, kebutuhan pencatatan, dan anggaran.

Apakah palang parkir basement perlu sensor tambahan?

Kebutuhan sensor bergantung pada tata letak dan penilaian risiko. Anti-pinch, loop detector, radar, photocell, dan lampu peringatan dapat dipertimbangkan sesuai kondisi. Tentukan konfigurasi dengan integrator dan ikuti panduan keselamatan produsen.

Apa yang harus dilakukan jika listrik padam?

Ikuti prosedur manual release yang ditentukan produsen dan pastikan petugas terlatih. Jangan memaksa lengan atau membuka kabinet tanpa prosedur yang benar. Untuk jalur ramp, siapkan pengaturan lalu lintas darurat agar kendaraan tidak menumpuk dan akses evakuasi tetap terbuka.

Kesimpulan

Memilih palang parkir untuk underground car park bukan sekadar menentukan panjang boom arm atau kecepatan buka-tutup. Faktor paling penting adalah tinggi bebas, ruang gerak lengan, lebar jalur, ramp, posisi kabinet, keselamatan kendaraan dan pejalan kaki, kondisi lingkungan basement, serta integrasi sistem akses. Folding arm dapat menjadi solusi yang tepat untuk area dengan plafon rendah apabila dimensi dan mekanisme lipatnya telah diverifikasi di lokasi.

Baroxon Indonesia menampilkan produk folding arm yang ditujukan untuk gedung parkir bawah tanah dan area dengan langit-langit rendah, dengan fitur yang mencakup brushless motor, RFID, anti-pinch, kontrol dua arah, dan TCP/IP pada halaman produk terkait. Lihat katalog palang parkir otomatis Baroxon untuk membandingkan model, lalu minta survei lokasi, gambar dimensi, datasheet model, daftar aksesori, diagram wiring, dan rencana pengujian agar konfigurasi yang dipilih benar-benar sesuai dengan kondisi basement. Panduan pemasangan dan perawatan lain tersedia di artikel dukungan teknis Baroxon.

Latest News

Kuliah Perdana 2025: Prioritas Keselamatan, Mengutamakan Kualitas

Kuliah Perdana 2025: Prioritas Keselamatan, Mengutamakan Kualitas

2026-06-16

Yuanhong Intelligent telah menjalin kerja sama strategis yang mendalam dengan Hanwang Zhiyuan.

Yuanhong Intelligent telah menjalin kerja sama strategis yang mendalam dengan Hanwang Zhiyuan.

2026-06-16

Yuanhong Intelligent menyambut hangat para Mitra Kota pulang ke rumah

Yuanhong Intelligent menyambut hangat para Mitra Kota pulang ke rumah

2026-06-09

Yuanhong Intelligent di Jinan Digital Security Expo 2025: Inovasi Unggul Membentuk Masa Depan Cerdas.

Yuanhong Intelligent Bersinar di Pameran Keamanan Digital Jinan 2025, Memimpin Masa Depan Cerdas dengan Kekuatan Inovasi.

2026-06-09

Acara Tahunan Mitra Yuanhong Intelligent Berakhir dengan Sukses

Acara Tahunan Mitra Yuanhong Intelligent Berakhir dengan Sukses

2026-06-07

Contact Us

Our passion is to bring your ideas to life. Work with our design team to create a one-of-a-kind custom finish or cladding system to create a truly unique space. Together we can make your story stand out. If you need something to request a sample, request pricing, or request a demo, please fill out the contact form below. Explain your request in as much detail as you can and a representative will contact you within 1 business day.